Deretan Bintang Juventus Saat Juara Liga Champions 1996

FASTER86.COM - Deretan Bintang Juventus Saat Juara Liga Champions 1996 Tahun 1996 mungkin akan menjadi masa paling manis bagi Juventus dan italia, ini karena keberhasilan si nyonya tua menjadi juara liga chmapions eropa. Ada satu kisah yang membuat tahun 1996 saat itu begitu manis untuk kita nikmati dan kita kenang, apa pasal ? Pada saat juara Liga Champions 1996, ini untuk kedua kalinya Juventus menjadi yang terbaik di Eropa, selain itu, saat Juventus berhasil mengalahkan Ajax, Juventus saat itu sedang ditinggalkan maestronya, yaitu Roberto Baggio. 


Dibalik kesuksesan Juventus berhasil menjuarai Eropa saat itu, ada beberapa pemain yang mampu menunjukkan performa menonjol untuk Juventus.Siapa saja bintang Juventus yang berhasil membawa Juventus juara Liga Champions, mari kita ulas secara lebih mendalam :

1. Angelo Peruzzi
Tak bisa dipungkiri, kalau sosok tambun dibawah mistar ini adalah salah satu penjaga gawang terbaik dunia saat itu, meskipun badan yang besar, namun refleks serta akurasi dalam mengabil sikap mencerminkan kalau dia adalah kiper kelas dunia. Tahun 1996 adalah tahun ke lima ia memperkuat si nyonya tua, dan pada tahun 1996 adalah prestasi yang tertinggi yang ia dapat. 

Sang pelatih, Marcelo Lippi sangat memuji penampilan kiper yang satu ini, bahkan dia menyebut kalau dia adalah salah satu kiper terbai dunia saat itu .


" Angelo ( Peruzzi -red ) adalah kiper terbaik saat itu, dia layak mendapat tempat utama di Timnas, meskipun dia terlihat gemuk, tetapi pergerakanya bagus, dan saya sangat suka dengan dia " Lippi
2. Ciro Ferrara 
Dia adalah salah satu bek masa depan Italia, Ferrara adalah bek yang sulit ditembus, dan dia adlah menara Juventus, seperti itulah gambaran mengenai kehebatan Ciro di sektor belakang Juventus. Tak heran kalau Juventus saat itu sulit ditembus. Pria asal Napoli ini adalah pemain yang memiliki disiplin tinggi, kerap membantu serangan Juventus. Di mata rekan rekan, dia adalah pemain yang baik, supel.


" Ciro adalah bek yang sulit ditaklukkan, dan beruntung saya pernah bermain bersamanya, dia adalah sosok tangguh dan pantang menyerah " puji Deschamps
Bersama Martin Carerra dia adalah dua menara pertahanan Juventus, dua mampu membuat lini tengah Juventus merasa tenang, dan inilah yang membuat Juventus memiliki pertahanan yang kuat.

Selain Ciro, ada Torricelli, Porini, Pessoto dan Vierchowod, dan mereka adalah para bek yang memiliki keunggulan masing masing. 

3. Didier Deschamps  
Salah satu gelandang terbaik yang pernah ada di Juventus, determinasi, serta kemampuan dalam mengcover lini tengah Juventus layak mendapat acungan jempol. Deschamps adalah salah satu pemain tengah terbaik dunia saat itu, dia mampu menjaga seluruh area lini tengah Juventus. Bersama Paulo Sousa, lini tengah Juventus menajdi lini tengah terbaik.

Deschamps memiliki tugas dalam merusak lini tengah lawan, dan Sousa adalah pengatur serangan Juventus. Dari dua pemain inilah awal serangan Juventus terjadi. Ngotot dan cerdas, seperti itulah gambaran dua pemain ini. Bagi Lippi, sosok Didier Deschamps adalah orang yang sangat ia butuhkan.


" Dia ( Deschamps-red ) adalah gelandang pekerja keras, saya sangat suka dengan dia. Ketika dia bermain, maka lini tengah akan hidup, kontrol sempurna dan memiliki visi bermain yang bagus, dia adalah salah satu gelandang terbaik dunia saat itu " tutur Lippi
4. Paulo Sousa
Dia adalah saah satu gelandang serang terbaik Portugal, dia seolah mampu menjadi dirigen lini tengah Juventus. Kerjasamanya dengan Deschamps menjadikan lini tengah Juventus sulit untuk ditembus. Sousa adalah pemain yang memiliki insting dalam menyerang dan melalui dia aliran bola lini tengah Juventus saat itu.


Salah satu kepiawaian dari Sousa adalah mampu membaca arah serangan lawan, hal inilah yang membuat Juventus saat itu menjadi tim dengan lini tengah terbaik. Permainanya seperti Manuel Rui Costa. 

5. Alessandro Del Piero
Dia adalah salah satu mutiara Italia dan Juventus saat itu, ketika Baggio pergi, Juventus pun tak perlu lama lama menemukan pengganti sepadanya. Del Piero adalah pemain yang memiliki kemampuan diatas rata rata pemain depan lainya. Dia adalah pemain yang memiliki teknik dewa, dan tahun 96 adalah tahun awal Del Piero menunjukkan pada dunia, kalau dia adalah salah satu pemain berkelas dunia.

Pada Liga Champions 96, performa King Alex menunjukkan kelasnya, sebagai pemain muda, dia mampu menjadi pilihan utama Lippi saat itu, dan kepercayaan pelatih tak sia siakan, dia mampu memenuhi ekspektasi pelatih. Di mata Lippi, sosok Alex adalh seorang magician atau penyihir.


" Jika kita berbicara Alex, maka anda akan kagum dengan kemampuanya, sebagai pemain muda, dia mampu menunjukkan kalau dia adalah pemain hebat. Skill serta akurasi dalam mencetak golnya sangat luar biasa. Dan saya sangat menyukainya " Lippi
6. Fabrizio Ravanelli 
Salah satu striker terbaik Italia saat itu, dia memiliki kecepaan dan insting mencetak gol yang tinggi. Dengan kemampuan inilah ia kerap mengelabui para bek, Lippi sangat suka dengan pemain yang memiliki ciri khas rambut putih ini. Di mata Lippi sosok Ravanelli adalah striker yang berbahaya. 


" Ketika anda berbicara Ravanelli, maka anda akan sepakat kalau dia adalah salah satu striker terbaik Italia saat itu, dan bersama Juventus, ia mampu menunjukkan performa terbaiknya " 
7. Gianluca Vialli 
Bersama Ravanelli, Vialli adalah salah satu striker terbaik Italia, dia sekaligus kapten Juventus saat itu, dengan kekuatan serta insting yang tinggi dalam mencetak gol. Terbukti pada musim 95 / 96 dia mampu mengemas 11 gol. Sebagai seorang kapten, dia mampu menjadi pemimpin yang baik bagi rekn rekanya.

Di mata Del Piero, Vialli adalah panutan dan Ale kerap meinta saran kepadanya. Vialli pulalah yang berhasil membimbing Ale hingga menjadi pemain yang ditakuti saat  itu.


" Sungguh senang saya bisa bermain bersama pemain seperti Vialli, dia adalah panutan, dan berkat dia saya bisa menjadi seperti sekarang ini " puji Alex Del Piero. 
Keberhasilan Juventus saat itu adalah kerjasama yang baik antar sesama pemain, pelatih dan juga manajeman yang sehat. Dalam sejarah Juventus, tentu kita paham, bahwa keberhasilan sebuah tim Juventus adalah karena kerja keras dan kinerja semua tim, dan tak lupa, dukungan dari seluruh fans Juventus. Forza Juve..... 
Back To Top