Pavel Nedved : Hatiku Selamanya Hanya Untuk Juventus

Advertisement
FASTER86.COM Dari deretan pesepakbola uang pernah bermain di Juventus, setidaknya ada beberapa nama yang hatinya hanya ada Juventus. Salah satu dari beberapa pemain tersebut adalah Pavel Nedved. Mantan gelandang serang Juventus ini mengatakan kalau hatinya hanya ada Juventus. Memang tak bisa dipungkiri lagi, kalau Pavel Nedved adalah salah satu pemain yang memiliki tingkat kesetiaan pada klub.

Tentu kita masih ingat,bagaimana dia membangun kembali Juventus saat bermain di Serie B, perjuanganya layak mendapat acungan jempol. Dan hal yang membanggakan lagi adalah ketika dia meraih ballon d or, dimana piala tersebut ia persembahkan untuk semua fans Juventus.


Selalu ada tempat bagi Pavel di Juventus, ucap bos Juventus, Andrea Agnelli setelah partai perpisahan Pavel Nedved. Dan apa yang diucapp oleh Agnelli ini menjadi kenyataan, tak lama setelah pensiun, Juventus memberikan posisi salah sau direktur di Juventus.

Performa yang paik di bagian ini, membuat Juventus mempromosikan dia menjadi wakil presiden klub, dan ini adalah posisi yang sangat terhormat bagi dirinya.

" Ketika Agnelli menawariku jabatan sebagai salah satu staf di Juventus, saya langsung mengiyakan, ini karena cinta saya pada Juventus. Dan hatiku selamanya hanya untuk Juventus " ujar pemain dengan ciri rambut gondrong ini.

" Tentu kalian masih ingat saat saat saya di Lazio, dimana saya saat itu adalah salah satu pemain andalan klub tersebut, dan saya menjadi bagian yang mampu membawa Lazio juara. Namun panggilan dari Juventus seperti sebuah panggilan hati, dan saya lebih memilih mengakhiri semua di Juventus "

" Saya tidak tahu kenapa hal tersebut bisa terjadi, pada saat itu saya hanya mau pindah ke Juventus. jika tidak ke klub tersebut, saya lebih memilih mengakhisri karierku di Lazio "

" Doa saya seolah dikabulkan, pada musim 2001, Moggi meneleponku, dan memiliki ketertarikan padaku, secara pribadi saya mau, tetapi semua tergantung klub saya saat itu, dan Lazio pun membuka jalan bagiku untuk melanjutkan karierku di Juventus. Saya pun tak lupa berterima kasih kepada semua staf di Lazio, mulai dari para pemain,  pelatih, official dan tentu sang presiden "

" Kenangan akan Lazio memang banyak, tetapi kenangan pada Juventus membuatku lebih mengerti arti sebuah kesetiaan dan sebuah perjuangan yang sesungguhnya, dan sampai kapan pun saya ingin tetap di Juventus " tambahnya.

Cerita mengenai Pavel Nedved memang sangat menarik untuk ita bahas, dimana dia adalah salah satu generasi emas Juventus, dan dialah yang memberikan gambaran, kalau popularitas tak selamanya membawa kita dalam sebuah kesombongan. 

Back To Top