Maldini : Menghadapi Juventus Ibarat Sebuah Partai Final

Advertisement
FASTER86.COM Maldini, salah satu legenda AC Milan dan Italia, dalam karier sepakbolanya, ia adalah salah satu bek terbaik di dunia. Bagi Maldini, sepakbola adalah segalanya, dan AC Milan adalah hatinya. Namun tahukah kamu, kalau masa kecil dulu, Maldini sangat mengidolai Juventus.

Namun karena orang tuanya yang Milanisti sejati, maka dia pun akhirnya berubah menjadi Milanisti. Dalam karier profesionalnya, menghadapi Juventus baginya adalah final.


Sejarah Juventus dan Milan sebagai penguasa Serie A selalu menjadi hal yang menarik di setiap musim Serie A bergulir. aplagi di era 90an, Juventus dan Milan adalah raja Serie A, jika tidak Juventus ya Milan juaranya.

Dua tim dengan tradisi kuat, namun Juventus lebih unggul dalam perburuan scudeto, bahkan scudeto Juventus hampir dua kali lipat yang dimiliki Milan.

Dalam sebuah wawancara, Maldini mengungkap bagaimana sulitnya jika harus berhadapan dengan Juventus, baik di Serie A maupun kompetisi eropa.

" Juventus adalah tim besar dan hebat, mengalahkan mereka seperti memangkan sebuah final dan sangat sulit sekali " 

" Mereka memiliki pemain bagus dan bintang, jadi tak mudah bagi kami untuk menang "

" Saat paling saya ingat adalah ketika mampu mengalahkan Juventus di final Liga Champions 2003, dimana kami harus bersusah payah mengalahkan Del Piero dan kawan kawan "

" Tak heran mengapa Juventus selalu mendominasi setiap Serie A, ini karena pemilik Juventus begitu loyal dan memanjakan para pelatih untuk membeli pemain "

" Ketika melawan Juventus, maka anda harus mengeluarkan segala cara demi menghadang para penyerang Juventus, saya masih ingat bagaimana sulitnya mengawal Del piero dan Trezeguet, mereka kompak dan saling berbagi posisi " 

Maldini adalah pemain yang paling berjasa bagi Milan, dan bagi Maldini, berhadapan dengan Juventus adalah laga yang paling sulit dalam kariernya. 

Back To Top