Conte : Juventus Adalah Tim Hebat dan Senang Bisa Bermain Untuk Juventus

Advertisement
FASTER86.COM Antonio Conte, nama yang tak akan terlupakan oleh fans Juventus, baik sebagai pemain ataupun pelatih Juventus. Conte adalah sosok yang sangat berpengaruh bagi Juventus, dia adalah kapten Juventus pasca Vialli pindah ke Chelsea.

Conte adalah sosok yang sangat dihormati para pemain Juventus, dan dia adalah pemimpin yang baik bagi rekan rekanya.

Sosok Conet ini pertama kali dimunculkan oleh Trappattoni, mantan pelatih Juventus. Mr Trap mendatangkan Conte dari Lecce pada musim 91 - 92, dimana ia saat itu mampu menjadi jendral lapangan tengah Lecce.


" Saya melihat dia adalah pemain yang bagus, determinasinya mampu membuat lini tengah Lecce jadi hidup, dan saya sangat menyukainya " ujar Mr Trap.

" Dia bisa berperan sebagai gelandang jangkar ataupun sayap bagi Juventus "

Begitu tinggi ekspektasi mr. Trap pada Conte, saat itu membuatnya sedikit takut, karena bagi Conte, Juventus adalah tim hebat, dan apa dia bisa bermain bagus untuk Juventus.

" Saat itu, semua membicarakan Juventus, juventus adalah tim yang hebat, dan semua orang ingin bermain untuk Juventus " ujar Conte.

" Saat pertama kali diperkenalkan di Juventus, saya merasa terharu, bangga sekaligus bimbang, apakah saya bisa menampilkan permainan terbaik saya "

" Mr Trap aalah orang yang berjasa bagi saya, dia mampu memberikan kepercayaan kepada saya, dia mampu memotivasi saya dan saya sangat berterima kasih "

" Selain mr Trap, Baggio juga menjadi sosok yang snagat saya hormati, dia mampu memipin kami, mampu menjadi motivator buat para pemain"

" Berseragam Juventus adalsh sebuah kebanggan " tambahnya.

Artikel menarik lainya :

Kebersamaan Conet bersama Juventus berlangsung lama, mulai dari tahun 1991 sampai 2004. Antonio Conte adalah sosok yang mampu membuat lini tengah Juventus menjadi lebih kuat. Peran vitalnya selama 13 tahun di Juventus sulit digantikan.

Ketika era 90an, dia adalah sosok sepadan bagi Mooler, ataupun Paulo Sousa, dan ketika dua pemain tersebut pergi, Conte masih setia bersama Juventus. Dia kemudian bermain di tengah bersama Deschamps.

" Sungguh kehormatan bisa bermain bersama Deschmaps, dia adalah gelandang yang kuat dan dia adalah tipikal pekerja keras "

Muism demi musim di lalui Conte penuh dengan drama dan air mata, Conte masih ingat bagaimana kegegalan Juventus juara Liga oleh Perugia.

" Kejadian tersebut membuat semua fans Juventus sedih, dan bagi saya itu adalah hal yang tak pernah terlupaka dalam karier saya sebagai pemain "

" Namun kami mampu menebusnya setahun kemudia, dan itu sedikit menutup luka kami " ujar Conte.

Setelah pensiun dari Juventus, Conte mendalami kursus kepalatihan, dimana tim Arezzo menjadi batu loncatan sang Kapten. Seiring berjalanya waktu, akhirnya ia bisa kembali lagi ke Juventus sebagai pelatih.

Conte melatih Juventus dari tahun 2011 - 2014, dimana dia mampu membawa Juventus menjuarai Serie A tiga thaun berturut turut. Kebersamaan Conte harus berakhir di tahun 2014, dimana tidak terjadi kesepakatan antara manajemen dan Conte soal transfer pemain.

Conte adalah bagian dari Juventus, dan dia adalah maskot yang pernah melambangkan kejayaan Juventus, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih.

Back To Top