Cerita Michel Platini Soal Piala Champions 85 Juventus

Advertisement
FASTER86.COM Piala Champions adalah gelar tertinggi bagi klub sepakbola eropa, karena dengan menjadi juara chmapions,maka gengsi, dari sebuah klub jadi tinggi. Hal itu pula yang pernah dialami Juventus pada tahun 1985. Dimana saat itu Juventus berhasil menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya.

Sebuah gelar prestise dan tinggi bagi klub yang bermarkas di Kota Turin ini, selain menjadikan Juventus sebagai klub terseukses Italia, juga menasbihkan diri sebagai klub terbaik di Eropa.


Salah satu pemain yang menonjol yang mampu membawa Juventus juara adalah Michel Platini. Pemain Internasional Perancis ini adalah aktor dibalik juaranya Juventus saat itu. Penaltinya mampu membawa Juventus mengalahkan Liverpool di final.

Memang sebelum laga final terjadi tragedi berdarah, yaitu tragedi Heysel, dimana tragedi tersebut memakan korban, sebanyak 39 suporter tewas berdesak desakan. 

Kejadian pilu yang masih terngiang ngiang di benak Platini. Bahkan Platini mempersembahkan gelar Juventus tersebut untuk para korban.

" Sungguh sedih buat saya, disaat kami juara chmapions, di sisi lain kami harus kehilangan suporter "

" Sepakbola adalah olahraga yang paling disukai, jadi wajar jika suporetr antusias ingin menyaksikanya, apalagi kami ( Juventus ) main di final, ini sungguh hal yang luar baisa bagi suporter setia Juventus "

" Dan kemenangan di final ini setidaknya bisa menjadi hiburan di tengah duka, saya harap kita harus lebih dewasa dalam menyikapinya " tutur Platini 

Namun di balik kejadian tersebut, terbersit dalam hati, bahwa Juventus adalah klub yang luar biasa saat itu. Para pemain bersatu dalam balutan hitam putih jersey kebesaran Juventus.

Tahun 1985 akan selalu dikenang oleh siapa saja, bahwa tahun tersebut Juventus menajdi juara eropa dan kado spesial bagi sang pelatih Juventus, Giovanni Trappatoni.

Back To Top