Sosok Miralem Pjanic Sebagai Jendral Lapangan Tengah Juventus Yang Baru

Advertisement
FASTER86.COM Miralem Pjanic, sosok wajah baru di skuad besutan Allegri adlah sosok gelandang yang memiliki kemampuan komplit serta memiliki akurasi umpan yang tiada duanya. Pjanic adalah seorang yang jenius serta mampu menjadikan lini tengah Juventus makin kuat untuk musim depan.

Jika kita berbicara mengenai gelandang muda ini, tentu kita akan sepakat dengan performa pemain ini, dia merupakan pembelian Juventus untuk musim ini. Sebelum kedatangan Pjanic, Juventus sebenarnya sudah cukup memiliki kualitas di atas rata-rata di lini tengah. Terdapat Sami Khedira, Paul Pogba, dan Claudio Marchisio yang menjadi andalan pelatih Juventus, Massimilliano Allegri, di lini tengah dalam formasi dasar 3-5-2.


Namun pada musim lalu, Juventus seringkali tak bisa menurunkan kombinasi para gelandang terbaiknya ini. Cedera yang dialami Marchisio dan Khedira tentunya mengganggu perjalanan Juventus. Di Serie A, Marchisio melewatkan 15 pertandingan, sementara Khedira absen di 18 pertandingan.

Juventus memang tetap berhasil menjuarai Serie A 2015/2016 dan Coppa Italia. Namun hal ini dikarenakan gelandang pengganti, seperti Stefano Sturaro, Roberto Pereyra, Hernanes, dan Mario Lemina, memiliki kualitas yang lebih unggul jika dibandingkan gelandang lain milik kesebelasan Serie A lainnya.

Masalah hadir ketika Juventus berlaga di Liga Champions. Tanpa bisa menurunkan skuat terbaiknya, khususnya di lini tengah, Juventus kerap kerepotan. Menghadapi Bayern Muenchen, dengan Khedira dan Marchisio yang baru pulih dari cedera (bahkan Marchisio mengalami cedera pada leg pertama), lini tengah Juve kalah kelas sehingga harus tersingkir.

Liga Champions sendiri merupakan hal yang saat ini paling diinginkan Juventus. Meraih scudetto lima kali beruntun dan dua kali mengawinkan gelar Coppa Italia dan Serie A, menunjukkan Juventus hanya superior di Italia saja. Di Liga Champions, meski sempat melangkah ke babak final pada 2015, Juve masih tak diunggulkan.

Musim 2016/2017, tampaknya manajemen Juventus benar-benar mengincar Liga Champions. Hal ini diindikasikan dengan memperpanjang kontrak Patrice Evra, kemudian membeli Pjaca, Benatia, Higuain, Alves dan Pjanic. 

Kehadiran Miralem Pjanic pun tentu bisa meningkatkan kualitas lini tengah Juventus. Musim lalu, ia mencetak 12 asis, terbanyak di Serie A bersama Marek Hamsik (Napoli), juga mencetak 12 gol di segala ajang (terbanyak dalam satu musim sepanjang kariernya).

Belum lagi Pjanic merupakan pemain yang andal dalam mengeksekusi tendangan bebas. Sementara di Juventus, tak ada pemain yang benar-benar diandalkan soal tendangan bebas setelah Andrea Pirlo hengkang. Musim lalu, Pogba hanya dua kali mencetak gol dari tendangan bebas. Begitu juga dengan Paulo Dybala. Sementara Pjanic, gelandang berusia 26 tahun ini berhasil merobek jala lawan dengan tendangan bebasnya sebanyak enam kali.

Performa apik Pjanic inilah yang menjadi garansi bagi Juventus untuk mengarungi geliatnya Liga Italia dan Liga Champions, dimana Pjanic akan menjadi jendral lapangan tengah Juventus. Pjanic dinilai banyak pihak akan menjadi pemain yang akan bersinar untuk musim depan.

Andai kata Pogba jadi pergi, seharunya Allegri tidak usah pusing, karena Pjanic bisa menjadi solusi akan lini tengah Juventus. Pjanic tak ubanhya seorang komposer musik, iramanya mampu membuat musik makin indah dan bisa dinikmati.

Begitu juga diatas lapangan, Pjanic akan menjadi seorang dirigen tangguh dan mampu mengiringi gelandang gelandang Juventus dan bisa membuat para striker dimanjakan oleh umpan umpan Pjanic. Kehadiran Pjanic ini akan menjadikan kekutan lini tengah Juventus semakin kuat dan semakin menakutkan. 

Seperti saat tur pra musim Juventus beberapa hari lalu, umpan umpan magis Pjanic mampu membuat Juventus meraih hasil maksimal di lawatanya. Umpan terukurnya membuat Benatia mencetak gol sundulan. Umpan yang sangat terukur dan sangat manis. Kerjasamanya dengan Dybala juga menjadikan sebuah cerita indah, dimana umpan satu duanya mampu membuat permainan Juventus makin hidup. Sosok inilah yang dirindukan dan diingini oleh Allegri, mampu membuat permainan makin indah. 

Startegi Allegri sepertinya akan cocok dengan apa yang Pjanic perankan, Pjanic akan menjadi jembatan bagi striker maupun lini tengah, dengan kerjasama antara Marchisio, Khedira dan Pjanic inilah kekuatan Juventus musim depan akan menjadi yang terkuat.

Namun semua itu masih harus dibuktikan, kala genderang Liga Italia resmi dibuka, kita akan menyaksikan kekuatan baru Juventus dibawah gelandang serang dan berpengalaman seperti Pjanic, ataupun sang Pangeran Marachisio. 

Sumber : panditfootball.com

Tag : Attacante
Back To Top