Juventus Adalah Cinta Sejati Alessandro Del Piero

Advertisement
FASTER86.COM Alessandro Del Piero, nama yang akan selalu dikenang oleh fans Juventus, sosok yang tak tergantikan ini adalah contoh bagaimana kesetiaan adalah segalanya, dikala godaan dollar datang, ia rela berjibaku dengan garis hitam putih Juventus, saat Juventus turun kasta pun ia rela sebagai pemain besar ikut berjuang.

Inilah prinsip yang tak semua orang atau pemain bola miliki, kesetiaan di atas segala galanya, terlebih ini adalah menyangkut perasaan suporter Juventus. Del Piero mampu menjadi teladan akan kesetiaan seorang pemain. 


" Juventus adalah cinta sejati saya " Del Piero. Jika kita menguliti pernyataan sang pemain, maka artinya begitu mendalam. 

Del Piero paham mengapa dia saking cintanya dengan Juventus, karena dia paham bisa menjadi bagian Juventus adalah hal yang sangat mahal dan butuh perjuangan serta pengorbanan. Del Piero mengawali karier sepak bolanya bersama Padova dan bermain di kasta kedua sepak bola Italia atau Serie B. Penyerang lubang kelahiran 9 November 1974 ini menghabiskan dua musim di Padova dan kemudian menerima pinangan Juventus pada 1993. Giovanni Trapattoni menjabat pelatih Juventus kala itu.

Sayangnya, ia tidak langsung mendapat tempat di skuat Juve. Lantaran usianya kala itu baru 19 tahun, Del Piero lebih banyak bermain bersama tim primavera Juve. Memasuki pertengahan musim, Del Piero baru mendapatkan kesempatan melakoni debutnya di Serie A. Di musim debutnya, Ale -sapaan akrabnya- sukses mengemas lima gol.

Di musim berikutnya (1994), saat Juve dilatih Marcello Lippi, barulah Del Piero mendapatkan porsi lebih banyak. Cedera yang dialami Roberto Baggio menjadi awal kejayaan Del Piero yang dipercaya menggantikan posisi Baggio untuk menemani Gianluca Vialli dan Fabrizio Ravanelli di lini depan.

Semakin lama penampilan anak muda ini menunjukkan kemampuan terbaik dan penghormatan untuk Del Piero pun diberikan klub, tatlkala Baggio hijrah di musim berikutnya atau musim 1995 / 1996 ke Milan, Del Piero diberikan no 10, sebuah penghormatan untuk sang pemain. 

Selain menjadi beban tersendiri karena menyandang no yang begitu melegenda dengan deretan pemain hebat, Del Piero juga yakin klub tidak akan salah, dan dengan no 10 ini kelas Del piero makin naik, performanya makin apik dan dia menjadi salah satu favorit pemain terbaik. 

Kesetiaan Del Piero akan Juventus juga tak akan tergantikan, jika kita mengaca pada kasus Calciopoli, maka kita akan mengacu pada Del Piero, dimana dia mangatakan Juventus adalah segalanya. 

" Seorang pria sejati tidak pernah meninggalkan wanitanya, " begitulah petikan komentarnya ketika menjelaskan alasannya tetap bertahan di Juventus yang terjerembab ke Serie B.

Bentuk kesetiaan dan keloyalan sang maestro untuk klub yang telah memberikan segalanya untuk Del Piero. Selain itu Del Piero juga mengatakan kalau menjadi juara Serie B adalah hal istimewa, karena dia belum pernah merasakan. 

Juventus akan selalu menjadi cinta sejati Del Piero, saat partai perpisahan Il Capitano, lautan air mata menghiasi stadiaon, seolah para Juventini tak rela ditinggal il capitano. 

Fans sangat paham bagaimana sosok Del Piero ini dihatinya, dia adalah teladan bagi segalanya dan dia adalah sosok penuh kharismatik dalam sepanjang sejarah Juventus. Semoga kelak Juventus menemukan sosok seperti Alessandro Del Piero, mampu melawan arus keglamoran dengan sebuah kecintaan.

Sumber : metrotvnews.com
Sumber : alessandrodelpiero.com

Tag : Attacante
Back To Top