Gus Wahid : Jika Kita Dipercaya, Maka Jagalah kepercayaan Itu

Advertisement
Gus Wahid : Jika Kita Dipercaya, Maka Jagalah kepercayaan Itu Wahid Syarifudin Ahmad atau lebih akrab disapa gus wahid ini adalah vokalis AM Jogja sekaligus vokalis yang sering mendampingi Habib Syech di setiap sholawatanya. Beliau memang masih muda, dengan usia masih sekitar 30an, membuat dia memang banyak di idolai oleh syekhermania. Gus wahid memang idaman bagi para muslimah, dengan pribadi yang rendah hati serta senyum yang khas membuat dia makin mempesona.

Selain fasih membaca kitab simtutdhuror, beliau juga mampu memberi wejangan, wejangan wejangan dari beliau cocok dengan khasanah ank muda yang notabene masih dalam proses mencari jati diri. Seperti yang pernah beliau katakan.



" Jika kita dipercayai oleh seseorang, maka jagalah kepercayaan itu, karena menjaganya adalah lebih sulit dibandingkan memperjuangkan untuk mendapatkannya; Rasulullah saw tidak pernah meminta kepada Allah swt agar diangkat menjadi seorang Rasul dan pemimpin umat sehingga dirinya telah dijaga dari segala bentuk dosa dan khilaf baik kesalahan masa lalu maupun akan datang, namun dirinya tetap menjaga "kepercayaan" dari Allah swt tersebut dengan tetap menjalankan shalat hingga kaki beliau memar. Wallahu a’lam "


Menjaga kepercayaan itu memang sulit, apalagi di zaman yang semakin modern seperti sekarang ini, janjinya manis tetapi lain di hati. Itulah sifat manusia, penuh dengan akal dan sifat hawa nafsu. Tentu kita sadar diri, betapa penting sikap menjaga kepercayaan dari seseorang itu.

Amanah, adalah sikap yang selalu di teladankan Nabi Muhammad saw kepada umatnya, dengan sifat amanah ini selalu terjaga, maka akan tercipta suatu hubungan yang harmonis. Sikap saling menjaga amanah ini sekarang sudah mulai luntur, orang sudah tidak sungkan lagi mengumbar keburukan orang lain. Satu sama lain sudah hilang sikap saling menjaga kepercayaan.

Dalam kutipan tersebut, Gus Wahid menekankan, jagalah kepercayaan itu, karena menjaga kepercayaan lebih sulit dari memperjuangkan untuk mendapatkanya. Sungguh beratnya dalam menjaga kepercayaan seseorang itu, tat kala kebutuhan hidup lebih penting, maka kepercayaan akan dia jual.

Sikap menjaga kepercayaan ini adalah pangkal dari keberhasilan kita dalam menjalani hidup. Dengan kita bisa menjaga kepercayaan dari seeorang, kita akan terhindar dari sikap ingin memiliki yang bukan milik kita. Saya contohkan, saat kita bekerja di sebuah toko, ada anyak uang di meja kasir, jika kita tidak bisa menjaga kepercayaan dari sang juragan, maka kita bisa saja mengambil uang tersebut. Godaan akan nafsu dunia ini membuat kita lupa dengan Allah, sehingga kita jauh dari Allah dan kita hanya memburu dunia saja.

Baca juga :

Jika kita bisa menjaga kepercayaan ini, maka kita bisa menjadi manusia yang lebih mulia di hadapan Allah dan manusia. sikap menjaga kepercayaan ini harus kita tumbuhkan sejak masih kecil. Anak anak diajarkan jangan mencontek saat ulangan, karena dengan menekankan sikap kemampuan diri sendiri inilah yang akan membentuk karakter seorang anak.

Nah apa yang Gus Wahid contohkan tersebut, semoga bisa membuat kita mejadi pribadi yang lebih baik, serta mampu menjadi pribad yang mau menjaga sikap menjaga kepercayaan ini. Menjaga sikap menjaga kepercayaan ini, akan membuat kita menjadi orang yang disukai banyak orang.

Tag : TRADISI JAWA
Back To Top