Gus Wahid : Akhir Yang Baik Berasal Dari Awal Yang Baik Pula

Advertisement
FASTER86.COM - Kata Mutiara Gus Wahid Ahbabul Musthofa Anak muda adalah sosok remaja masa kini dengan keinginan masa kini pula, namun dibalik kekinian remaja masa kini, terselip dalam hati, bahwa remaja masa kini harus memikirkan apa yang akan terjadi pada masa mendatang. Semua harus dipikir ulang, harus penuh perhitungan dan penuh keimanan. Hanya dengan iman yang kuat, serta hati yang ikhlas semua persoalan anak muda bisa terselesaikan.

Belajar bagi masa muda adalah kewajiban yang harus dilakukan, seperti para kyai ajarkan, tuntutlah ilmu dari lahir sampai liang lahat. Jika kita kuliti dan kita cerna, memang benar. Kita harus menuntut ilmu demi masa depan yang lebih barokah dan lebih bermanfaat. Tentu menuntut ilmu perlu dilandasi keimanan dan kketaqwaan, serta jangan lupa digurukan. Mengapa perlu digurukan ? Karena dengan guru ilmu itu akan tepat dan bisa membuat kita tidak tersesat.

Banyak sekarang orang belajar dari google, ya itu boleh boleh saja, tetapi perlu digaris bawahi, mana yang kira kira pas buat kita, jika kita belum faham apa yang terkandung dalam isinya, tanyakan kepada guru, bisa para mbah kyai atau guru ngaji kita, yang tentu lebih paham dan ilmunya lebih dari kita. 


Dalam menuntut ilmu ini, saya teringat dengan pesan Wahid Syarifudin Ahmad, atau yang sering dipanggil Gus Wahid, vokalis ahbabul musthofa. Beliau berpesan " Akhir yang baik berasal dari awal yang baik pula. berusahalah selalu melakukan kebaikan, siapa tahu itu adalah awal keberuntungan kita. Allahummahdinaa shiroothol mustaqiim "

Akhir yang baik berasal dari awal yang baik, sejenak apa yang anda pikirkan ? Sebuah kata sederhana tetapi memiliki makna yang dalam dan penuh arti. Bahwa semua yang kita lakukan harus didasari awal yang baik. Segala sesuatu yang kita awali dengan kebaikan, Insya Allah akan mendapatkan kebaikan.

Dengan dilandasi iman, serta berfikiran jernih, maka segala sesuatu yang kita kerjakan, pasti akan menemui keberhasilan dan ke barokahan. Segala sesuatu yang mengandung nilai ilmu dan kebarokahan inilah yang bisa menjadikan keluarga kita menjadi sakinah mawadah warahmah.

Ingat dalam hal kita melakukan kebaikan itu, meskipun kita belum melaksanakn, jika sudah didasari dengan niat ikhlas dan mantep maring gusti, maka itu sudah menjadi nilai kebaikan pula. Kebiakan itu diciptakan karena dasr hati kita ikhlas, jika kita melakukan secara terpaksa, semuanya hanya sia sia tak ada makna.

Baca juga : 

Habib Syech Yang Selalu Menjadi Motivasi Dalam Hidupku

Menjadikan ikhlas itu memang hal yang sangat sulit serta penuh dengan perjuangan dan pengorbanan. 6 Huruf yang belum tentu semua orang bisa melaksanakan, kebaikan tanpa dilandasi keikhlasan hanya akan memunculkan riya' atau dipuji orang. Kebaikan yang dilandasi keikhlasan bisa mendatangkan kebaikan pula buat kita.

Dan perlu diingat, jika kita melakukan kebaikan, janganlah kamu ingat ingat, karena suatu saat kamu pasti akan mendapatkan kebaikan pula. Hal hal yang berlandaskan keimanan dan keikhlasan ini selain mendatangkan keberkahan juga bisa membuat hati kita menjadi tetram, jauh dari sifat iri, dengki dan membicarakan keburukan orang lain.

Sedikit kata dari gus wahid ini semoga bisa memberikan kita makna dan arti tentang pentingnya mengawali segala sesuatu dengan kebaikan, karena siapa tahu dengan mengawali dengan kebaikan, kita bisa mendapat keberuntungan dari Allah Swt. Amin amin ya robbal 'alamin...

Tag : TRADISI JAWA
Back To Top