Juventus, klub yang selalu menghargai para mentan pemainya

Advertisement

Juventus, klub yang selalu menghargai para mentan pemainya

Jarang ada klub yang mau menghargai mantan pemainya layaknya apa yang dilakukan oleh klub seperti juventus. Juventus adalah klub yang selalu mengapresiate para mantan punggawanya. Sebagai contoh nyata adalah penunjukan pavel nedved sebagai direktur teknik juventus.

Penunjukan nedved sebagai direktur teknik juventus ini memang cukup beralasan, jika kita lihat kapasitas nedved, tentu tidak akan ada yang meragukanya. Mulai dari sepak terjang, hingga kemampuanya, hampir sempurna sebagai pemain bola.


Tak heran jika agnelli menunjuk pria kelahiran ceko ini, nedved diharapkan mampu membawa juventus berjaya seperti zaman ayahnya. Agnelli memang orang yang luar biasa serta memiliki jiwa muda. Nedved diharapkan mampu menularkan ilmu kepada anak muda juventus serta para pemain juventus.

Selain nedved di jajaran direktur, juventus juga memperlakukan para pemainya dengan baik, kiat lihat di jajaran pelatih primavera, ada fabio grosso yang notabene adalah mantan peman juventus. Kepercayaan dari direksi pun seolah tak disiakan oleh grossso, grosso berhasil membawa tim primavera memuncaki klasemen sementara divisi primavera.

Juventus paham benar bagaimana memperlakukan orang yang telah berjasa kepada klub, selain di jadikan bagian managemen, klub juventus juga menunjuk para mantan pemainya di berbagai posisi. David Trezeguet di posisikan sebagi duta sepakbola juventus dalam pengembangan bakat dan karier bersama pessoto. Dua orang yang telah berjasa pada juventus ini , diharapkan mapu membangun juventus muda dengan baklink sepakbola dari berbagai dunia.

Selain menjadikan duta sepakbola, Pessoto dan David ini juga mempromosikan klub juventus di berbagai penjuru dunia. Diharapkan, dengan banyaknya orang yang menyukai juventus, maka jaringan juventini akan semakin banyak, ini akan bermbas pada keuangan juventus, sehingga juventus bisa membeli pemain kualitas dunia.

Selain tiga orang tersebut, dulunya ferrara juga pernah merasakan menjadi pelatih juventus muda serta pernah menjadi manager intern juventus. Untuk jajaran para legenda, juventus juga selalu membuat para legenda ini rindu akan bermain sepakbola bersama juventus. Salah satunya adalah dengan mengadakan proogram amal juventus. 

Program amal yang bekerjasama dengan juventus foundation ini bertujuan untuk mengkampanyekan sepakbola untuk anak anak yang bekerjasama dengan unicef. Badan amal juventus ini mengkampanyekan tentang hak anak anak dan kesehatan bagi anak anak.

Para legenda juventus pun ikut serta dalam badan amal juventus ini, denga melakukan laga amal bersama bintang yang lain, Ada banyak pemain yang terlibat di juventus foundation ini, ada amoruso, torricelli, peruzzi, trezeguet, pessoto, ferrara dan masih banyak lagi.

Penghargaan yang tinggi ini, tentu bisa memotivasi para pemain yang lain, betapa sangat perhatianya klub kepada mantan pemain juventus ini. Kisah juventus dalam menghargai para pemain ini, sudah selayaknya diterapkan ke klub klub yang lain. Sehingga tidak ada lagi pemain yang sudah pensiun menjual medali untuk menghidupi keluarganya.

Terlebih, jika ini bisa diterapkan di Indonesia, maka akan menjadi cerita yang manis di jagad sepakbola tanah air. Juventus adalah klub yang bisa menghargai pemainya.......so,,,tetap setia pada juve,,,,,

Forza juve...finno alla finne....
Tag : SEPAK BOLA
Back To Top