Sosok gus wahid yang ramah dan murah senyum

Advertisement

Sosok gus wahid yang ramah dan murah senyum

Cerita ini berawal kala bantul bersholawat, tepatnya berlangsung tanggal 26 maret 2016 atau malam minggu kemarin. Pada acara tersebut, baru pertama kalinya bisa bertemu dengan beliau, beliau adalah sosok yang ramah, murah senyum.

Gus wahid yang  saat itu sebelum tampil di lap. trirenggberhasil kami temui, dengan wajah khas serta senyumnya, membuat kami para mbolovers menjadi penasaran dan ingin sekali berfoto bareng gus wahid. Awal mula kami takut, tapi setelah kami bertemu, akhirnya kami beranikan diri untuk meminta foto bareng.

Dengan senyum yang menawan, beliau menanggapi permintaan kami dengan ramah. Kami saling bergantian dalam meminta foto sama beliau. Keramahan inilah yang membuat kami jadi paham benar, kenapa beliau menjadi idola.


Alhamdulillah, akhirnya kami bisa bertatapan langsung dengan beliau, sosok yang rendah hati sekaligus motivator buat kita agar tetap menjadi pribadi yang muda yang bragama. Sosok beliau memang menginspirasi buat kami, anggota hadroh al mubarok untuk bisa berkarya seperti beliau.

Bantul bersholawat ini juga merupakan titik awal buat kami melangkah untuk tetap bersholawat kepada nabi, serta menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga ini bukan akhir dari kita untuk tetap bisa menghadiri acara sholawat bersama habib syech dan ahbabul musthofa.

Setelah pulang, banyak cerita dari kami akan hal ini, banyak dari kami yang belum bisa tidur, masih terngiang akan betapa kharisma gus wahid. Pria dengan suara merdu ini menjadi inspirasi buat kita semua. gak bisa bobo, kata salah satu teman kami yang memakai kerudung kuning. He he he he

Sampai sekarang pun, si cewek ini masih penasaran bisa berjumpa lagi dengan gus mbolo. Terima kasih buat gus mbolo,............
Tag : TRADISI JAWA
Back To Top