Ketika sang pangeran turin meninggalkan J stadium

Advertisement

Ketika sang pangeran turin meninggalkan J stadium

Siapa yang tidak kenal dengan sang maestro J stadium dan idola Juventini seluruh dunia ? Yang tidak kenal atau tidak tahu dengan doi, mungkin anda bukan juventini sejati. Yap Alessandro Del Piero adalah salah satu maestro sepakbola dunia. Gocekan maut, tendangan bebas, dribling serta akurasinya adalah hal yang tak bisa dilepaskan dari sosok doi. Ale nama sapanya adalah sang pangeran juventus.

Del piero adalah salah satu kunci sukses juventus dalam 20 tahun terakhir juventus. Sudah banyak gelar yang doi hadirkan ke J stadium. Mulai dari liga, copa, uefa dan champions pernah ale berikan ke juventus. Del piero adalah juventus dan juventus adalah del piero. Mungkin bukan hal yang berlebihan jika kita mengatakan hal seperti itu. Karena hampir semua karir del piero diberikan ke klub kesayangan kota turin ini. 

Del piero adalah sosok pemain kesayangan juventus dan juventini. Saat juve terdegradasi sang pangeran pun ikut menemani dan berjuang demi kebangkitan juventus. Saat juve tengah dilanda krisis kepercayaan diri, del piero bak seorang motivator yang dapat membangkitkan mental semua rekan rekanya. Saat juve berada di level tertinggi, doi juga selalu membumi atau tetap rendah hati. Sosok panutan yang sesungguhnya. Tentu semua juventini masih ingat, saat tahun 98, dimana sang maestro cidera parah, hingga memupuskan asa para juventini. Tetapi berkat kegigihanya, del piero dapat melewati masa masa sulit itu.


Ketika juventus gagal di final champions, del piero menyemangati para rekan agar tetap dingin dan belajar mau mengakui kekalahan. Del piero adalah kapten terbaik juventus, bahkan mengalahkan kharisma sang legenda yaitu michel platini. Sosok beliau adalah sejarah dalam j stadium.

Juventini tentu masih ingat, saat perpisahan sang maestro dari juventus stadium. Haru dan kesedihan tampak jelas di juventini, tak terkecuali bagi saya. Saya sedih melihat perpisahan sang maestro juventus ini meninggalkan juventus. Doi paham betul bagaimana rasanya berat meninggalkan klub yang pernah membesarkan namanya. Del piero meninggalakn j stadium dengan kepala tegak dan tepukan puluhan ribu penonton yang memadati arena J stadium. King alex meninggalkan j stadium saat klub berada di atas, dan itu adalah contoh sikap seorang satria sejati. Banyak dari juventini yang menyesalakan kepergian sang legenda, tetapi semua itu ada fasenya, dan saat itu del piero merasa waktu paling tepat untuk meninggalkan juventus. 

Hidup itu harus berputar, dan sang pangeran pun menyadari akan hal itu, semua pemain ada masanya. Del piero yang sudah mendedikasikan semua ke juventus layak mendapatkan aplaus yang tinggi. Sejenak mari kita mengingat duet maut ale dengan partner di juventus. Ada bebrapa paket yang mungkin sobat juventini ingat. 

1. Alessandro del piero - Inzaghi
Duet paling tajam di eropa saat itu, duet ini merupakan perpaduan dua sosok manusia yang memilki kapabilitas tinggi dalam dunia sepkbola saat itu. Del piero sang penyuplai bola ke inzaghi, dan inzaghi sang targetman. Duet del pippo ini merupakan pasangan paling klop saat itu. Dimana era itu adalah era kejayaan liga italia serie a.



2. Alessandro del piero - Trezeguet
Seperti duet sebelumnya, duet ini juga merupakan duet yang keren saat era 2000an. Trezegol adalah targetman, dan sang pangeran adalah pasangan yang ideal, karaen il pinturiccio ini mampu mengobrak abrik pertahanan lawan lawan. Duet ini menghasilkan berbagai macam piala ke J stadium.


3. Del piero - Ibra- Trezeguet
Trio maut juve yang mampu membuat juve juara liga italia berturut turut. Mungkin trio ini akan selalu melegenda dalam sejarah juventus, meskipun selanjutnya ibra pergi karena uang. Tetapi ibra pernah menjadi masa lalu juventus. 

Ketika del piero berpisah dan berpidato di hadapan para juventini, banyak mata meneteskan air mata tanda sayang dan cinta kepada sang maestro sepakbola italia dan dunia. Kisah del piero ini akan selalu terukir di benak para juventin dan juvedona seluruh dunia. Tentang bagaimana perjuangan sebagai seorang pemain bola. Pemain bola menurut del piero adalah orang yang mampu membahgiakan seluruh fans dan mampu mengangkat juara tan mengecilkan peran teman. Itu yang selalu doi camkan ke rekan rekanya. Semoga apa yang doi dedikasikan ke juventus ini bisa menjadikan ale sang panutan buat para penerus juve selanjutnya. Salam cinta dan kangen akan sosok doi, sang maestro bola dunia. King Alex.........
Tag : SEPAK BOLA
Back To Top