Kenapa ajaran NU bisa diterima oleh umat islam indonesia

Advertisement

Kenapa ajaran NU bisa diterima oleh umat islam indonesia

Agama islam adalah agama yang rahmatalil 'alamin atau rahmat bagi semesta alam. Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah SWT untuk umat manusia di muka bumi ini. Islam bisa berkembang seperti zaman sekarang tak lepas dari para jasa Nabi, Wali, Ulama dan tentunya para Mbah Kiyai.

Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduknya adalah muslim, indonesia bisa menjadi sebagian muslim ini tak lepas dari jasa para wali Allah yang telah mengajarkan Islam dengan keramahan, kearifan lokal, kesejukan dan ketentraman. Dengan metode itulah hingga akhirnya Islam bisa berkembang di Indonesia hingga sekarang.

Ajaran para wali yang menyebarkan Islam melalui akulturasi budaya ini sejalan dengan ajaran yang diajarkan para mbah yai NU yang dengan kelembutan serta mengakulturasi kebudayaan serta mengajarkan islam dengan penuh kasih sayang. 


Ajaran NU yang lebih mengedepankan rembug, ketimbang kekerasan inilah yang bisa diterima masyarakat indonesia. Kenapa saat itu ajaran para kyai ini bisa diterima dengan mudah di indonesia ? Kenapa ajaran NU ini bisa cepat berkemabang di Indonesia ? Lalu kenapa sekarang kok banyak yang mengusik ajaran ahlussunah wal jamaah NU ini ? Mari kita bahas satu persatu berdasarkan perspektif akal sehat dan nalar yang sehat pula, jangan asl ngomong bid'ah kalau anda belum ngaji sama para romo kyai. 

1. Kenapa ajaran NU bisa diterima warga indonesia saat itu dan sekarang
Ajaran NU bisa diterima dengan mudah oleh penduduk indonesia karena ajaran NU ini sesuai dengan Isam yang rahmatalil 'alamin. Atau rahmat untuk semesta alam. Di dalam ajaran para kyai ini, kita diajarkan bagaimana caranya berbakti pada yang lebih tua, menghormati para Nabi, menghormati para wali, serta menghormati para ulama. 

Di dalam ajaran nu ini, kita diajarkan bagaimana cara mengirim doa kepada arwah para leluhur kita dengan cara tahlilan, di ajaran nu kita diajarkan bagaimana cara agar kita mendapatkan syfaat dari nabi dengan cara baca sholawat, bisa kitab al berjanji, bisa simtut dhuror atau sholawat yang lain yang intinya adalah bukti cinta kita kepada nabi.

Di dalam ajaran nu kita diajarkan bagaimana cara kita beradab dengan orang yang sudah mati maupun yang masih hidup. Kita dibiasakan untuk mengirim doa kepada arwah para leluhur kita, karena semoga dengan doa kita, Allah akan mengampuni dosa para leluhur kita.

2. Kenapa ajaran NU bisa berkembang dengan pesat di indonesia
NU bisa berkembang dengan pesat karena para alim ulama, para kyai, para habaib dalam mengajak umatnya penuh dengan kelembutan, dari hati ke hati serta melebur dalam budaya yang sudah ada.

Islam itu hadir bukan untuk merusak tatanan, malainkan untuk menyatu dalam tatanan tersebut tanpa mengurangi kekhusyukan dalam beribadah. Islam hadir di sela masyarakat yang membutuhkan bimbingan para ulama, dan dari sisnilah para penduduk tertarik dengan ajaran yang diajarkan para mbah kyai. 

3. Kenapa kok sekarang banyak yang memusuhi NU
Gak tahu kenapa banyak sekarang orang yang baru belajar islam memusuhi ajaran para kyai ini? Saya jadi heran, kenapa ya ? Mungkin pemahaman mereka yang kurang paham sehingga terjadi penafsiran yang salah kaprah. Orang orang yang ngakunya ngaji hadis ini terlalu mentah mencerna hadis. atau memang si ustadz dadakan ini hanya ingin merusak tatana n ajaran nu? 

Saya heran, bahkan sekarang di desaku sendiri saja sudah banyak anak kemarin sore yang tidak mengenyam ilmu agam di pesantren yang membid'ahkan tahlilan, yasinan, sholawatan. Mereka hanya mengaji pada satu ustadz yang katanya ahli hadis ini. 

Kenapa mereka dengan mudahya membid'ahkan ajaran NU ? Apa mereka takut kalau NU maju itu bisa menyusahkan golongan mereka? Atau mungkin mereka takut kalau suatu saat para ulama nu bisa menjadi pemimpin bangsa ?

Kenapa sekarang banyak orang yang baru belajar islam, maaf padahal ilmu agamanya masih jauh di bawah ulama nu sudah pandai mengatakan tahlilan itu bid 'ah....Ya Allah ampuni saudaraku yang seperti itu....Apakah mereka sadar ya,,,,,,,kalau islam itu bisa berkembang seperti sekarang berkat siapa ? Mereka gak sadar apa ya.........atau mungkin mereka butuh kopi biar dingin pikiranya,,,,,

Kesimpulan dari saya, jangan pernah tinggalkan para kyai, habaib dan para ulama, jadikan panutan dalam rangka kita meningkatkan ketakwaan. Jadikan ulama sebagai rujukan untuk kita belajar agama, jangan hanya media sosial yang kadang banyak mengumbar fitnah. Marilah kita sebagai warga yang cerdas, mana yang kamu pilih, para Ulama , Romo Kyai , Para Habaib atau para ustadz yang gak jelas kadar ilmunya itu,,,,... 

Tag : TRADISI JAWA
Back To Top