Tanda awal terjadinya angin puting beliung yang perlu anda ketahui

Advertisement

Tanda awal terjadinya angin puting beliung yang perlu anda ketahui

Pada saat musim hujan yang tidak menentu seperti sekarang ini, diperlukan kehati hatian kita. Mulai dari berbagai macam penyakit hingga alam yang tidak bersahabat. Penyakit saat musim hujan seperti sekarang ini antara lain, demam berdarah, pilek, flu, demam, dan berbagai macam gangguan pada tubuh kita. Terus untuk yang berkaitan dengan alam antara lain, hujan petir, tanah longsor, angin ribut serta angin puting beliung. Angin puting beliung ini sangat membahaykan umat manusia, karena datang secara tiba tiba dan anginya sangat kencang. Sebab itu, sebagai manusia kewaspadaan perlu ditingkatkan agar kita bisa terhindar dari dampak angin puting beliung ini. Nah sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan angin beliung tu ? Lalu apa saja ya tanda alam akan terjadinya angin beliung itu, berikut ringkasanya. 


1. Angin puting beliung
Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. Orang awam menyebut angin puting beliung adalah angin Leysus, di daerah Sumatera disebut Angin Bohorok dan masih ada sebutan lainnya. Angin jenis lain dengan ukuran lebih besar yang ada di Amerika yaitu Tornado mempunyai kecepatan sampai 320 km/jam dan berdiameter 500 meter. Angin puting beliung sering terjadi pada siang hari atau sore hari pada musim pancaroba. Angin ini dapat menghancurkan apa saja yang diterjangnya, karena dengan pusarannya benda yang terlewati terangkat dan terlempar.

2. Tanda akan terjadinya angin puting beliung
Jika kita waspada atau jika kita memperhatikan tanda alam akan terjadinya  puting beliung ini, kita bisa mencegah hal hal yang tidak kita inginkan. Karena tadi, angin yang sangat kencang ini sangat membahayakan manusia dan bangunan sekitar kita. Nah untuk itu, berikut tanda awal akan terjadinya angin puting beliung :

A. Udara terasa panas dan gerah atau bahasa jawanya sumuk
Saat akan terjadi angin ini, biasanya suasana udara pada siang hari sangat panas dan terasa tidak nyaman di badan. Nah jika hal ini terjadi, anda harus sedikit waspada. Ingat kewaspadaan kita ini sebagai langkah awal pencegahan

B. Terjadinya kumpulan awan cumulus 

Perhatikan gambar ini, ini adalah tanda alam yang kedua jika akan ada angin puting beliung. Awan menggumpal berwarna putih berlapis lapis ini mungkin salah satunya akan menjadi awal atau tanda akan terjadinya angin puting beliung. Diantara awan tersebut ada satu jenis awan mempunyai batas tepinya sangat jelas bewarna abu-abu menjulang tinggi yang secara visual seperti bunga kol.
Awan tiba-tiba berubah warna dari berwarna putih menjadi berwarna hitam pekat (awan Cumulonimbus). Setelah itu akan ada ranting pohon yang bergoyang karena angin mungkin akan terjadi. Durasi fase pembentukan awan, hingga fase awan punah berlangsung paling lama sekitar 1 jam. Karena itulah, masyarakat agar tetap waspada selama periode ini.

C. Tahapan akan terjadinya angin puting beliung
Ada beberapa tahapan yang patut kita ketahui bilamana akan terjadi angin puting beliung ini. Tahapan tahapan ini hendaknya kita pahami betul agar kita tahu apakah nantinya akan terjadi angin puting beliung atau tidak. Berikut fase terjadinya angin puting beliung :
Fase Tumbuh
  • Fase Tumbuh, dalam awan terjadi arus udara naik ke atas yang kuat. Hujan belum turun, titik-titik air maupun Kristal es masih tertahan oleh arus udara yang naik ke atas puncak awan.
  • Fase Dewasa, titik-titik air tidak tertahan lagi oleh udara naik ke puncak awan. Hujan turun menimbulkan gaya gesek antara arus udara naik dan turun. Temperatur massa udara yang turun ini lebih dingin dari udara sekelilingnya. Antara arus udara yang naik dan turun dapat timbul arus geser memuntir, membentuk pusaran. Arus udara ini berputar semakin cepat, mirip sebuah siklon yag “menjilat” bumi sebagai angin puting beliung. Terkadang disertai hujan deras yang membentuk pancaran air (water spout).
  • Fase Punah, tidak ada massa udara naik. Massa udara yang turun meluas di seluruh awan. Kondensasi berhenti. Udara yang turun melemah hingga berakhirlah pertumbuhan awan Columnibus
Nah saat akan terjadiangin puting beliung terjadi 3 fase tersebut. Fase demi fase dilalui siawn hingga terjadilah angin puting beliung. Jika kita sudah memahami, lalu langkah apa yang harus kita perhatikan. Kita harus mengetahui karakteristik angin puting beliung.

D. Karakteristik angin puting beliung
Puting berliung merupakan dampak ikutan awan Cumulonimbus (Cb) yang biasa tumbuh selama periode musim hujan, tetapi tidak semua pertumbuhan awan CB akan menimbulkan angin puting beliung. Angin puting beliung mempunyai karakter sebagai berikut :
  • Kehadirannya belum dapat diprediksi.
  • Terjadi secara tiba-tiba (5-10 menit) pada area skala sangat lokal.
  • Pusaran puting beliung mirip belalai gajah/selang vacuum cleaner.
  • Jika kejadiannya berlangsung lama, lintasannya membentuk jalur kerusakan.
  • Lebih sering terjadi pada siang hari dan lebih banyak di daerah dataran rendah.
Nah sobat faster86.com, tentu kita tidak ingin terkena dampak dari angin tersebut ya. Akibat yang ditimbulkan dari angin ini memang sangat parah. Buat sobat faster86.com, sedikit saya akan berbagi trik menghadapi jika ada angin puting beliung, berikut triknya :
  • Carilah tempat yang aman atau jauh dari bangunan tinggi, misal tower, pohon yang tinggi tiang listrik
  • Berlindunglah di dalam rumah
  • Jangan keluar rumah dahulu
  • Berdoa, semoga dengan berdoa ini kita selamat dari angin ini.
Sekian trik dari tim faster86.com, semoga bermanfaat. Sebar luaskan ini agar saudara kita terhindar atau setidaknya bisa mengetahui gejala awal akan terjadinya angin puting beliung ini. Salam Indonesia.

Tag : IPTEK
Back To Top