Lebih dekat dengan gus ghofur ahbabul musthofa

Advertisement

Lebih dekat dengan gus ghofur ahbabul musthofa

Siapa yang tak kenal dengan pria lembut yang satu ini. Yap beliau adalah salah satu vokalis ahbabul musthofa atau vokalis pengiring Al habib syech bin abdul qodir assegaf. Pria berkaca mata yang berasal dari kudusan kudus jawa tengah ini memang memilki suara yang merdu yang dapat menggetarkan hati ini.

Gus ghofur atau abdul ghoffur adalah bagian yang tak bisa dipisahkan dari ahbabul musthofa. Berkat kharismanya, ahbabul musthofa menjadi besar seperti sekarang. Lantunan shalawat yang beliau bawakan dapat menyejukkan hati ini.


Beliau adalah sosok pria yang humoris dan santun. Selain piawai membawakan shalawat, beliau yang suka musik maher zein ini juga sering berdakwah. Salah satu petikan beliau yang diambil dari facebook beliau adalah berikut : 

Pedagang Besi Bekas.
Suatu hari Seorang laki2 penjual besi bekas bertanya kpd seorang ustadz...
"Ustadz,..kenapa yaa kok saya ngerasa bosen dengan hidup saya yang gini-giniiii terus, hambar, tidak ada variasinya, ga ada nikmatnya bosen saya ustadz,, Pingin bahagia tapi kok sulit ya?".

Sang ustadz pun menjawab :
"Owh,,, Mungkin saat ini Allah juga lagi bosen sama abaang."
"Alloh bosen sama saya? Maksudnya gimana pak ustadz?" tanya si tukang besi kembali.

Ustadz menjelaskan :
Mungkin Allah capek mencari abang tidak pernah ketemu-ketemu.
  • Dicari diantara ahli dhuha, abang tidak ada.
  • Dicari diantara ahli tahajjud juga tidak ada.
  • Dicari diantara ahli puasa sunnah, juga tidak ada.
  • Dicari diantara ahli sedekah, juga tidak keliatan.
  • Dicari diantara ahli Qur'an, situu juga tidak ada di sana.
  • Dicari diantara ahli umroh, niat pun situu belum punya.
  • Dicari diantara orang-orang yang khusyuk sholatnya, situu juga tidak ada. 
  • Dicari diantara ahli sholawat pun tidak ada.
  • Dicari diantara yang menuntut ilmu apalagi.
  • Trus Allah mesti nyari abang kemana lagi,,,?

Laluu...
Menangis lah situkang besi tersebut sambil mengusap air mata nya, dia beristigfar. Segeralah kembali kepada Allah, mendekatlah kepada Allah.  Hanya Allah satu-satunya yang bisa menenteramkan hidup kita.

Cerita diatas adalah petikan beliau yang dapat menginspirasi. Nah semoga apa yang beliau sampaikan dapat membuat kita menjadi manusia yang lebih beruntung, lebih mulia dihadapa-Nya dan tentu lebih bersyukur ats karunia-Nya. Amin amin ya robbal alamin
Tag : TRADISI JAWA
Back To Top