Ajaran Sederhana NU,Ajaran Untuk Semua

Advertisement

Ajaran Sederhana NU,Ajaran Untuk Semua

Assalamualaikum
Ini adalah cerita zaman kecil dulu waktu saya masih TPA (Taman Pendidika AlQuran),ya kira kira sudah sekitar 20 tahun yang lalu,ya cerita masa lalu yang masih teringat hingga kini. Biasalah anak pedesaan kalau tiap sore habis Asar berangkat nyantri di TPA,tepatnya TPA Baiatul Mubarok yang berada di Bantul Yogyakarta. Ya masa kanak kanak dulu memang indah,tidak seperti sekarang,anak TK saja sudah main hp,dan lebih parahnya anak SD sudah berpacaran,kalau sudah begini,trus 20th ke depan negara kita mau jadi apa? Singkat cerita sore itu kami santri masuk ke Langgar/Mushola,pada hari itu ngaji Pesholatan,semua santri diajak membaca hapalan sholat. Nah setelah selesai semua,pak kyai memberi wejangan pada santrinya,begini garis besarnya ;


Pada zaman dahulu kala,di sebuah desa yang terpencil ada anak kecil yang bernama Tukidul,ya Tukidul adalah anak yatim dari pasangan Tukijo dan Tukijem,Tukidul adalah anak yang sangat berbakti kepada orang tuanya,setiap hari ia membantu orang tuany di sawah. Nah pada suatu hari Tukidul minta pamit kepada  ibunya untuk nyantri kekota,

  • Tukidul ; Bu saya mau mengaji ke mbah kyai bu 
  • Ibu        ; Lo apa sudah mantep nak mau mondok segala?
  • Tukidul ; Sudah Bu
  • Ibu        ; ya sudah lo sudah mantep 
Akhirnya Tukidul berpamitan sama ibunya,sama ibunya Tukidul dikasih uang saku dan bahan pokok untuk berangkat ke pondok pesantren.
Nah di tengah tengah perjalanan,Tukidul dihadang oleh perampok,perampok itu ingin minta semua uang dan perbekalan Tukidul,karena saking lugu dan penurutnya,semua uang saku dan bahan bawaan Tukidul diberikan kepada perampok tersebut,tapi dengan satu syarat,perampok itu mau mengajari Tukidul ngaji,nah sampai disini perampoknya bingung,akhirnya perampok tersebut menyanggupi. Tukidul dibawa ke rumah perampok tersebut,dirumah tersebut perampoknya bingung mau mengajari apa,hingga berminggu minggu hungga bekal Tukidul hampir habis dimakan bersama. Nah karena saking bingungnya,tiba tiba perampok tersebut akhirnya punya ide,Tukidul di suruh duduk di kursi.
  • Perampok ; Sini kamu nak
  • Tukidul     : Iya pak
  • Perampok : setelah lama berfikir,akhirnya dapat juga
  • Tukidul ; dapat apa
  • Perampok : Tak ajari ngaji sini
  • Tukidul : nggeh 
 (mau tak ajari apa),akhirnya di rumah perampok tersebut ada tikus,nah perampok tersebut menggunakan tikus tersebut,tapi tidak dipegang.  
nah metodenya dengan melihat tikus tersebut nai turun mengintip perampok tersebut,
  • Perampok : Thungul
  • Tukidul : Thungul 
  • Perampok ; Mingslep
  • Tukidul : Mingslep
Thungul,Mingslep sampai beberapa kali diulangi sampai akhirnya tikusnya lari.
  • Perampok : Mlayu
  • Tukidul ; Mlayu
Setelah diajari tersebut,Tukidul pamitan sama perampok tersebut utuk pulang ke rumah,perampok tersebut trenyuh sampai menangis dan akhirnya menjadi sadar berkat peristiwa tersebut. 
Sesamapinya rumah,Tukidul ditanyai ibunya,apa yang kamu dapatkan nak,
  • Ibu : Apa nak ajaranya 
  • Tukidul : Thungul,mingslep,thungul,mingslep ,mlayu
nah tanpa disadari banyak orang,pada saat Tukidul mengatakan Thungul,mingslep,thungul,mingslep,mlayu,rumah tukidul mau kemalingan,nah malingnya bingung kenapa pada saat maling tersebut kelihatan kepalanya,tukidul tahu,pada saat menyembunyikan kepalanya tukidul juga tahu,pada saat malingnya lari,tukidul juga tau,kejadian tersebut persis saat tukidul mengatakan thungul,mingslep,mlayu.

Nah inti dari cerita di atas adalah,bahwa orang yang taat dan patuh akan mendapat kemuliaan dari Alloh SWT,meskipun hanya bermodal keperayaan,Si perampok jadi sadar. Ilmu sederhana tersebut srbenarnya tak jauh dari amalan Nahdlatul Ulama,dimana setiap apa yang diajarkan Mbah Kyaipasti sudah diperhitungkan dan sudah diujicoba,jadi jangan pernah menyepelekkan apa yang diajakan mbah Kyai. Banyak sekarang yang mem Bid'ah kan ajaran NU,tapi kita harus sabar menghadapi tersebut,kita percaya pada ulama NU dengan keilmuanya,kita harus menjadi garda terdepan untuk menjadikan NU sebagai pondasi. Semoga cerita ini bermanfaat.
Wassalamualaikum
Tag : TRADISI JAWA
Back To Top